Benjamin Sesko perlahan mulai memperlihatkan tajinya bersama Manchester United. Penyerang berusia 22 tahun itu dinilai sebagai aset masa depan yang menjanjikan, meski masih memerlukan waktu untuk benar-benar menyatu dengan permainan tim.
Didatangkan dari RB Leipzig pada awal musim dengan mahar tak main-main, yakni 66,9 juta poundsterling, Sesko memikul ekspektasi tinggi sejak hari pertama. Hingga kini, ia telah mencatatkan 24 penampilan di seluruh kompetisi bersama Setan Merah dengan kontribusi delapan gol dan satu assist.
Performa terbarunya menjadi bukti perkembangan signifikan. Saat bertandang ke markas Everton, striker jangkung 195 cm tersebut tampil sebagai pembeda lewat gol tunggalnya pada menit ke-71 yang memastikan kemenangan 1-0 bagi MU.
Dalam duel yang digelar di Everton Stadium, Selasa (24/2/2026) dini hari WIB, Sesko menunjukkan akselerasi dan daya jelajah yang mengancam lini belakang lawan. Legenda Inggris, Gary Lineker, turut angkat bicara. Ia memuji kualitas Sesko, namun mengingatkan bahwa proses adaptasi tetap dibutuhkan untuk mencapai konsistensi terbaik.
“Dalam beberapa laga terakhir, Sesko mulai terlihat sebagai pemain dengan potensi besar,” ujar Lineker.
Menurutnya, kecepatan, kemampuan menembus pertahanan, postur ideal, serta dominasi duel udara menjadi paket komplet yang dimiliki sang striker. Namun, ia menilai situasi tim yang belum stabil turut memengaruhi proses perkembangan pemain muda tersebut, terutama dalam masa transisi kepelatihan Ruben Amorim.
“Ia punya semua atribut — cepat, kuat, dan berbahaya di udara. Tapi tentu saja, adaptasi itu perlu waktu. Kondisi tim yang sempat tidak stabil juga membuat banyak pemain kesulitan menemukan ritme terbaik,” tambahnya.
Kini, tantangan berikut sudah menanti. Manchester United akan menjamu Crystal Palace di Old Trafford, Minggu (1/3/2026) malam WIB. Mampukah Sesko kembali menjadi penentu?