Eden Hazard: Saatnya Cesc Fabregas Kembali ke Chelsea sebagai Pelatih

2026-02-05 23:19:30 By Ziga

Nama Cesc Fabregas kembali mencuat di panggung sepak bola Eropa, kali ini bukan sebagai maestro lini tengah, melainkan sebagai pelatih muda yang tengah menanjak. Kinerjanya bersama Como dinilai begitu impresif hingga memunculkan keyakinan bahwa Fabregas sudah layak naik level—bahkan kembali ke klub lamanya, Chelsea.

Pelatih asal Spanyol itu menunjukkan sentuhan tangan dinginnya sejak menangani Como. Pada musim lalu, Fabregas sukses membawa I Lariani bertahan di Serie A, sebuah pencapaian penting bagi klub promosi. Tak berhenti di situ, performa Como justru semakin menanjak pada musim ini, dengan tampil kompetitif dan konsisten di papan atas Liga Italia.

Hingga pekan terkini, Como menempati posisi keenam klasemen Serie A dengan koleksi 41 poin. Raihan tersebut menempatkan mereka hanya terpaut empat angka dari Juventus, yang berada di batas akhir zona Liga Champions. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa Fabregas bukan sekadar nama besar, melainkan pelatih dengan visi dan kemampuan taktis yang matang.

Pujian pun datang dari sosok yang sangat mengenal Fabregas, yakni mantan rekan setimnya di Chelsea, Eden Hazard. Legenda The Blues itu melontarkan sanjungan tinggi dan secara terbuka menyebut bahwa sudah waktunya Fabregas kembali ke Stamford Bridge—kali ini sebagai juru taktik.

Saat ini, Chelsea berada di bawah arahan pelatih asal Inggris, Liam Rosenior. Namun, kegagalan mengantarkan The Blues ke final Piala Liga Inggris menambah tekanan dan memicu spekulasi mengenai masa depan kursi kepelatihan di London Barat.

Hazard mengungkapkan bahwa dirinya sempat berbincang dengan Fabregas pada musim panas lalu. Dalam percakapan tersebut, ia menyampaikan keyakinannya terhadap masa depan sang mantan gelandang sebagai pelatih top.

“Sejujurnya, musim panas lalu kami sempat berbincang sedikit. Saya mengatakan kepadanya bahwa ia adalah salah satu gelandang terbaik dalam sejarah, dan menurut saya ia ditakdirkan untuk menjadi salah satu pelatih terbaik juga,” ujar Hazard seperti dikutip dari Football Italia.

Hazard bahkan secara terang-terangan menyebut Fabregas sebagai figur ideal untuk Chelsea. “Saya mengatakan kepadanya bahwa sudah waktunya untuk kembali ke Chelsea. Ia menanggapinya sambil bercanda, tetapi saya benar-benar memercayainya. Ia mencintai sepak bola dan memahami setiap detail dari permainan ini,” lanjutnya.

Sebagai penggemar Chelsea, Hazard mengaku hanya menginginkan yang terbaik bagi klub yang membesarkan namanya di Premier League. Ia pun tak menyembunyikan mimpinya melihat Fabregas suatu hari memimpin Chelsea dari pinggir lapangan.

“Saya ingin yang terbaik untuk Chelsea. Itulah sebabnya saya bermimpi melihat Cesc duduk di kursi pelatih mereka, sementara saya berada di tribun di belakangnya, menikmati pertunjukan itu,” tutur Hazard.

Secara statistik, perjalanan kepelatihan Fabregas bersama Como juga menunjukkan keseimbangan yang solid. Dari total 70 pertandingan di semua kompetisi, ia mencatatkan 30 kemenangan, 20 hasil imbang, dan 20 kekalahan. Catatan tersebut mencerminkan proses pembangunan tim yang stabil dan menjanjikan.

 

Dengan rekam jejak yang terus menanjak dan dukungan dari figur legendaris seperti Eden Hazard, wacana kembalinya Cesc Fabregas ke Chelsea kini tak lagi terdengar sebagai mimpi belaka—melainkan kemungkinan yang semakin nyata.

EMASPUTIHTOTO